Diponegoro 88, Suatu Hari

Zulfaisal Putera

DIPONEGORO 88, SUATU HARI

kawanku yang sedang mencari

kenapa mesti di sini aku menemukanmu

dalam cungkup matahari dewata

di depan sanggah yang menatap kita

di harum hio yang menyergap jiwa

dan canang-canang yang menebar di beranda

di Mertha Yoga dari ketiak kota

mengapa baru di sini kita buat wawacan

dalam kamar enam belas di ujung malam

menertawakan keluguan sebuah pertemuan

menelanjangi rahasia sebuah jiwa

dari nyanyian-nyanyian yang menggema

Syukur, Nora, Andre, Ida, Johan, Ilman,

Novi, Umang, Halimah, dan aku

seperti apa kita bermain-main dengan waktu

menggubah lagu kedukaan

dalam irama tawa dan canda yang menggelitik

mengertikah kita?

Denpasar, 1-2 Desember 1992

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s