Hari Mati

Zulfaisal Putera

HARI MATI

inilah hari mati

kehilangan darah kehilangan nadi

inilah saatnya aku tak punya hari

tak terasa apa-apa

bila nyatanya kini tak ada siapa-siapa

inilah hari di mana sepi bagai belati

tanpa kata menusuk ke tulang rusuk

tanpa nadi melukai mata hati

puisi yang tiba-tiba kucipta ini pun

seperti tak punya nyali

tak kuasa mengubur kematian hari

tak sanggup usir ketakutanku akan sendiri

inilah hari ketika aku yakin

aku sendiri tanpamu

tanpa semua yang bisa menggugah nuraniku

sekarang,

dengan apa kunyanyikan lagu rindu ini

sedang di sini sunyi

hanya sebuah hari dengan jasad kaku dan beku

Banjarmasin, 30 Juni 1993

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s