Kawanku Mengantuk

Zulfaisal Putera

KAWANKU MENGANTUK

kawanku mengantuk

aku di belakangnya

siang terlanjur memijar

memberat beban kelopak mata

ada sambal

pedas memelas

kawanku mengantuk

dosen di depannya

kata-kata membubuk remuk

padu dengan debu kapur

mata sudah melata-lata

kuliah sudah jadi kufur nikmat

kawanku mengantuk

sambil mengangguk

mimpi baru seteguk

Banjarmasin, 28 Maret 1989

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s