Kutangkap Bulan, Kubawa Berenang

Zulfaisal Putera

 

 

 

KUTANGKAP BULAN, KUBAWA BERENANG

 

 

kutangkap bulan, kubawa berenang

begitu yang ada di kepala

ketika matamu tajam menyorot malam

padahal jarak antara kita seperti kental

kau dan aku bukanlah dua

sekali pun aku di kuburan dan kau bermahkota

tapi kau adalah laut yang mau menerima sungai

hingga antara kita ada ratih dan kamajaya

 

kutangkap bulan, kubawa berenang

begitu bila kutakjub

kau bukan terlalu tapi selalu

sedang aku kecil antara putik dengan kuman

setahuku langit luas tak berbatas

tak ada jendela dan pintu terbuka

tapi kenapa kau ada di situ

mengangkasa membelalak mata

dan aku jatuh cinta

 

kutangkap bulan, kubawa berenang

begitu katamu biasa saja

aku tak tahu

betapa malu aku menangkapmu

sampai ingin membawa berenang

padahal kolamku barulah surut

 

kutangkap bulan, kubawa berenang

apalagi aku tak bisa berenang

 

 

 

Banjarmasin, Pebruari 1989

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s