Monolog

Zulfaisal Putera

 

 

 

MONOLOG

 

 

miel,

seorang kawan bertanya padaku

apakah aku telah berpisah denganmu

aku tersenyum

kawan tadi pun bertanya lagi

kenapa aku tersenyum

aku tetap tak menjawab dan tetap tersenyum

aku ingin ia membaca jawabnya pada senyumku, miel

sebab di baliknya sudah kutulis sebaris kalimat panjang

 

tapi besoknya,

kawan itu bertemu lagi denganku

ia memandangku

diam dan tidak menyapa

aku pun jadi bertanya padanya

apa yang kau pikirkan, kawan?”

ia tidak menjawab

malah balik bertanya

kau baik saja?”

 

akh miel,

apakah senyumku kemarin telah ia mengerti

sedang antara kita saja

senyum sudah tak punya arti

 

 

 

Banjarmasin, Januari 1989

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s