Rangka

Zulfaisal Putera

 

 

 

RANGKA

 

 

bola api malam

cegat perjalanan sepencari “aku”

dari diam ke riuh

dari riuh kehilangan ruh

barangkali kita tidak pernah mati hati

dan tetap bercinta dalam bara bumi

 

srot! kuliti satu-satu punya kita

biar sisa jadi tangis

biar abu jadi rangka

dan kereotan gubuk kita

angin sudah tak perduli

 

 

 

 

Banjarmasin, 7 Juni 1988

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s