Ruang

Zulfaisal Putera

RUANG

ruang ini mulai kosong

digedor kesepian

sudut-sudut bisu

debu dan gendang lawa meraja

angin yang biasa singgah tiap waktu

lewat tanpa sempat menjilat

matahari yang biasa akrab menyapa

enggan menyiram cahaya

waktu

larut berlalu

ruang ini mulai kosong

satu persatu perabot ratapi diri

kursi merah jambu terpuruk sendu

meja di bawah lukisan tergeletak bosan

sepasang cangkir mama-papa

retak mulutnya

kaca rias memelas

daun pintu dan jendela berderit menjerit

lantai lapuk

dinding dan langit rumah

menangis

ruang ini mulai kosong

dijerat gelap

lagu-lagu samar terdengar

celoteh canda kehilangan makna

romantis habis terkikis

gerak jarum jam makin lamban

tiap detik seperti merayap-rayap

ruang ini mulai kosong

ketakutan sudah seperti setan

sejak kau katakan

aku akan kau tinggalkan

Banjarmasin, 27 Mei 1994

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s