V

Zulfaisal Putera

V

tak kusurutkan langkahku

walau tlah kau persempit jalannya

tak kupadamkan apiku

walau tlah kau siram panasnya

tak kusirnakan rasaku

walau tlah kau kelukan lidahnya

tak kuhentikan nyanyiku

walau tlah kau sumbat telinganya

tak kukuburkan inginku

walau tlah kau gali liangnya

tak kudiamkan igauku

walau tlah kau usik tidurku

karena aku adalah

cinta dalam kebenaran

Banjarmasin, 14 Juni 1993

Iklan

One comment

  1. Ini di tujukan keseseorang yg “mutusin” mas atau ?….

    Tabik!

    Zul …

    Perasaan senang, sedih, harap, apatis, bisa terwakili dalam puisi.
    Sejumlah diksi menggambarkan perasaan itu.
    Jika ingin memahami apa maksud puisi tersebut, maka harus memahami keinginan sejumlah diksi itu.

    Tabik!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s